5 Tahun Anies Baswedan Jadi DKI 1, Seperti Apa Peningkatan Transportasi Umum di Jakarta?

5 Tahun Anies Baswedan Jadi DKI 1, Seperti Apa Peningkatan Transportasi Umum di Jakarta?

Kurang dari 2 minggu kembali, Anies Baswedan selekasnya akhiri periode kedudukannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Anies jadi Gubernur DKI sepanjang 5 tahun atau satu masa kedudukan. Dia dipilih sebagai gubernur sesudah memenangi Pemilihan kepala daerah, sesudah menaklukkan inkumben Basuki Tjahaja Purnama.

Beberapa pembenahan dan pembaruan dilaksanakan Anies Baswedan. Satu diantaranya ialah bidang transportasi khalayak. Beragam program digerakkan, dimulai dari menambahkan armada transportasi umum seperti Bis Transjakarta sampai mengganti mekanisme transportasi jadi lebih terpadu lewat Jaklingko.

Demikian juga dengan capaian jalur transportasi umum, supaya dapat semakin banyak mengusung masyarakat untuk naik transportasi umum dan memulai tinggalkan kendaraan individu.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menarget meluaskan capaian transportasi umum untuk warga Ibu Kota dari 85 % jadi 95 % sampai tahun akhir tahun.

“Kami telah lakukan analisis pada jaringan jasa angkutan umum, baik itu non-BRT atau mikrotrans dengan memodifikasi jalur,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo di Jakarta.

Sampai sekarang ini, ada 9 jalur baru non BRT atau service TransJakarta tanpa halte dan micro trans. Lantas dalam radius 500 mtr., sekitaran 95 % warga Jakarta sudah mencapai jasa angkutan umum.

Sekarang ini, service mikrotrans yang bekerja capai 69 rute dalam jumlah armada capai 1.724 unit dalam jumlah penumpang capai 234 ribu setiap hari.

Dan TransJakarta bagus untuk BRT dan non BRT dilayani 179 rute dengan armada 1.869 unit dalam jumlah penumpang capai satu juta penumpang.

Dalam pada itu, lajur pedestrian capai 337 km untuk memberikan dukungan akses orang berjalan kaki ke jasa angkutan umum dan lajur sepeda sejauh 103 km.

Untuk MRT sejauh 16 km dalam jumlah penumpang rerata setiap hari capai 123 ribu dan LRT setiap hari capai 4.462 orang.

Selainnya kenaikan jasa angkutan umum, Dinas Perhubungan DKI lakukan pengaturan keperluan pemakaian motor dan mobil salah satunya lewat ganjil genap dan management parkir.

Seterusnya, teritori berbasiskan transit, teritori rendah emisi, dan pengaturan jalan raya kendaraan motor terhitung yang memakai pola pengaturan electronic uang sekarang ini sedang diulas peraturannya.

About admin

Check Also

Perbandingan dengan Orba, Mahfud: Dahulu, Jika Calonnya Bukan Pak Harto, Diamankan!

Perbandingan dengan Orba, Mahfud: Dahulu, Jika Calonnya Bukan Pak Harto, Diamankan!

Perbandingan dengan Orba, Mahfud: Dahulu, Jika Calonnya Bukan Pak Harto, Diamankan! Menteri Koordinator Sektor Politik, …