Presiden Jokowi Harapkan Hilirisasi, DPR Percaya Membawa Imbas Baik Untuk Ekonomi

Presiden Jokowi Harapkan Hilirisasi, DPR Percaya Membawa Imbas Baik Untuk Ekonomi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi larang ekspor mineral mentah berbentuk bijih bauksit, di yang mana diprioritaskan dengan larangan nikel yang selanjutnya ditanggapi membuat negara lain panas.

Ini hanya dilaksanakan dengan kemauan pemerintahan lakukan hilirisasi.

Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun berasa percaya, karena ada peraturan hilirisasi di sektor pertambangan ini akan memperkuat nilai ekspor Indonesia pada tahun 2023.

“Berkaitan dengan permintaan presiden pada perkembangan ekspor kita, saya percaya jika performa ekonomi khususnya hilirisasi di sektor pertambangan, di sektor mineral ini akan memberi imbas yang kuat pada ekspor kita pada tahun 2023 kelak,” katanya,

Misbakhun memperjelas, hilirisasi ini akan memberi pengokohan yang hebat pada nilai ekspor Indonesia.

“Jadi menurut saya larangan ekspor ini ialah bagus jika larangan itu ialah larangan ekspor untuk bahan baku, bahan mentah dan lain-lain,” ungkapkan ia.

Awalnya, Presiden Jokowi mengkritik beberapa menteri yang selalu menghadap saat ada permasalahan. Kebalikannya, saat beberapa menteri suka tidak ajak dianya.

Hal tersebut dikatakan Jokowi dalam Seminar Outlook Perekonomian Indonesia 2023 dengan topik “Resiliensi Ekonomi Lewat Alih bentuk Sistematis” di Jakarta,

“Jika yang permasalahan, yang masalah, menteri-menteri itu perlu menghadap saya. Tetapi yang enak-enak, seperti kemarin nyanyi-nyanyi, makan-makan, tak pernah ajak saya,” tutur Jokowi.

Keutamaan Hilirisasi

Dalam peluang itu, Jokowi memperjelas keutamaan hilirisasi dan energi hijau dalam menggerakkan perekonomian.

Di depan, faksinya telah minta ke korps-nya supaya taktik hilirisasi ini harus dibikin dalam sebuah ekosistem besar yang disokong oleh energi hijau yang murah.

“Energi hijaunya harus murah. kuncinya di sana jika ada energi hijau selanjutnya harga masih USD 12 sen 8 sen ya buat apa? Karena yang bernama hydropower harusnya, contoh di Sungai Kayan, Sungai Mambramo misalkan, hitung-hitungan yang saya gunakan, kalkulator yang saya gunakan, tidak tahu kemungkinan berlainan dengan kalkulator yang bapak dan ibu gunakan, dapat capai harga USD 2-4 sen, yang jauh di bawah batu bara. Jika sungai-sungai lainnya kita kerjakan hal yang sama, berikut sebenarnya kemampuan besar kita,” terang Jokowi.

Jokowi memperjelas hilirisasi dan energi hijau sebagai dua kemampuan Indonesia yang perlu terus disokong oleh penerapan yang bagus.

About admin

Check Also

Pertemuan dengan Kepala Otorita, Anggota DPR Ajukan pertanyaan Sumber Ongkos Pembangunan IKN

Pertemuan dengan Kepala Otorita, Anggota DPR Ajukan pertanyaan Sumber Ongkos Pembangunan IKN Anggota Komisi XI …